SERANG – Dalam rangka Dies Natalis Amal Insani Foundation yang ke 9 tahun, Majelis Taklim Virtual Amal Insani menyelenggarakan Seminar Nasional Parenting pada Senin, 29 Desember 2025, secara daring dengan tema “Tips Mendidik Anak di Era Digital (Mencari Solusi saat Anak Kecanduan Gadget)”.
Kegiatan ini rangakai dengan memperingati Hari Ibu Tahun 2025, yang diikuti oleh orang tua, pendidik, dan pemerhati pendidikan anak dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap tantangan pengasuhan anak di tengah derasnya arus digital.
Dalam sambutannya, Ustadzah Ai Judiyyah Fahmi selaku Pimpinan Majelis Taklim Virtual Amal Insani menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi dampak negatif penggunaan gadget pada anak.
Ia menyampaikan bahwa pendekatan yang digunakan harus seimbang antara pengawasan, pendidikan, dan penguatan nilai spiritual.
“Gadget bukan musuh, tetapi tanpa pendampingan yang tepat, ia dapat menjauhkan anak dari nilai, akhlak, dan interaksi sosial. Orang tua harus hadir sebagai pembimbing, bukan sekadar pengawas,” tegasnya.
Seminar Nasional Parenting ini menghadirkan dua keynote speaker, yaitu Dr. Dede Rohayati, M.Pd., MH selaku Dosen Universitas Pamulang Banten dan Assoc. Prof. Dr. Elvita Yuliatul Wahidah, M.Pd Dosen senior di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Pembicara pertama, Indra Martha Rusmana, M.Pd, memaparkan materi “Strategi Mengalihkan Minat Anak dari Kecanduan Gadget”.
Ia menjelaskan bahwa kecanduan gadget sering kali muncul karena anak tidak memiliki alternatif aktivitas yang menarik dan bermakna.
“Anak tidak cukup hanya dilarang bermain gadget, tetapi perlu diajak pada kegiatan yang menumbuhkan rasa senang, kreativitas, dan kedekatan emosional dengan orang tua,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi orang tua dalam membangun rutinitas positif di rumah.
Sementara itu, pembicara kedua, Wardatul Ilmiah, M.Pd.I, menyampaikan materi “Memperkuat Ragam Kegiatan Anak Usia Dini Berbasis Pendidikan Agama Islam”.
Menurutnya, pendidikan agama sejak dini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak di era digital.
“Ketika anak dibiasakan dengan nilai-nilai Islam melalui kegiatan yang menyenangkan, maka gawai tidak lagi menjadi pusat perhatian utama, melainkan hanya alat yang digunakan secara bijak,” tutur Ustadzah Wardatul Ilmiah
Kegiatan seminar ini dipandu oleh Moderator Ustadzah Surti Zahra, MM, Dosen Universitas Bina Bangsa, yang menghidupkan diskusi dengan alur yang komunikatif dan inspiratif. Melalui seminar nasional parenting ini, Majelis Taklim Virtual Amal Insani berharap para orang tua semakin sadar akan perannya sebagai pendidik utama, mampu mengelola penggunaan gadget anak secara sehat, serta menumbuhkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia sesuai nilai-nilai Islam.







Leave a Reply